Mengenal Kepribadian INFP, Si Introvert yang Peka Pada Perasaan Orang Lain

Kepribadian INFP

Kepribadian INFP merupakan 1 dari 16 jenis kepribadian yang muncul dalam Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Dimana INFP sendiri merupakan singkatan dari; introversion, intuition, feeling, and perception. Menurut hasil yang dirilis oleh MBTI, orang-orang dengan kepribadian INFP merupakan sosok introvert (tertutup) yang juga amat menghargai sebuah relationship. Mereka dikenal sebagai sosok yang peka pada perasaan orang lain, punya kepedulian yang tinggi pada sesama, serta suka membantu orang lain.

Mengenal Kepribadian INFP

Meskipun dikenal sebagai sosok idealis yang suka menyendiri. Seseorang dengan kepribadian INFP juga merupakan sosok yang punya jiwa kemanusiaan amat tinggi. Mereka juga dikenal sebagai sosok yang setia (khususnya pada persahabatan) dan penyayang. Orang-orang dengan kepribadian INFP juga merupakan sosok yang cinta damai, dan enggan terlibat dalam sebuah konflik tertentu. Itulah mengapa, mereka kerap diminta untuk menjadi seorang penengah alias mediator dalam sebuah konflik yang sedang dialami oleh orang lain.

Setidaknya, ada 5 karakteristik yang dimiliki oleh orang-orang dengan kepribadian INFP, yakni:

1. Lebih suka menyendiri

Meskipun bukan seorang yang pemalu, mereka yang memiliki kepribadian INFP cenderung lebih suka menyendiri. Mereka lebih suka kumpul atau ngobrol dengan orang-orang yang telah mereka kenal. Ketimbang berinteraksi dengan “orang baru”. Bukan karena mereka enggan untuk bergaul lho ya. Tapi karena orang-orang dengan kepribadian ini, umumnya akan merasa sangat lelah jika harus berinteraksi dengan “orang baru”. Itulah mengapa, mereka lebih suka menikmati “me time” dengan menyendiri. Karena dengan menyendiri, mereka bisa kembali “me-recharge” tenaga mereka untuk berinteraksi dengan orang-orang yang telah mereka kenal sebelumnya.

2. Cenderung pendiam

Bagi orang-orang dengan kepribadian INFP, berinteraksi dengan orang lain merupakan sesuatu hal yang amat melelahkan. Itulah mengapa, setiap kali berinteraksi dengan “orang baru” mereka cenderung lebih pendiam dan jarang berbicara.

3. Lebih mengutamakan perasaan

Saat diminta membuat sebuah keputusan, orang-orang dengan kepribadian INFP cenderung lebih mengedepankan perasaan pribadinya, ketimbang logika. Itulah mengapa, keputusan yang mereka buat umumnya lebih bersifat subjektif.

4. Sering mengabaikan hal-hal detail

Tak hanya lebih mengandalkan intuisi, orang-orang dengan kepribadian INFP juga dikenal sebagai “Big Picture Thinker“. Yakni sosok yang jauh lebih fokus pada “gambaran besar” dari apa yang sedang mereka lakukan. Ketimbang detail kecil yang menyertainya. Yap, mereka bukan sosok yang “Detail-Oriented“. Itulah mengapa, mereka cenderung mengabaikan setiap detail kecil yang dianggap membosankan.

5. Suka mengutarakan pandangan

Saat diminta untuk mengutarakan sebuah opini atau pandangan, orang-orang dengan kepribadian INFP akan dengan senang hati melakukannya. Karena meskipun introvert, mereka juga dikenal sebagai sosok yang cenderung pandai mengekspresikan pandangan yang dimilikinya. Sayangnya, mereka cenderung lebih efektif untuk bekerja seorang diri ketimbang bekerja dalam sebuah sebuah tim.

Selain kelima hal diatas, orang-orang dengan kepribadian INFP juga dikenal visioner dan loyal pada apa yang tengah dikerjakannya. Mereka juga dikenal sebagai sosok yang setia dan memiliki komitmen penuh saat menjalin sebuah hubungan. Namun lagi-lagi, sifat introvert yang ada dalam diri mereka juga menjadikan mereka sosok yang sulit untuk dimengerti.

Advertisement

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.