10 Tips Aman Bersepeda Ditengah Pandemi Covid-19

10 Tips Aman Bersepeda Ditengah Pandemi Covid-19

Di masa transisi alias “New Normal” yang tengah berlangsung saat ini, aktivitas apapun yang hendak kita lakukan diwajibkan untuk tetap mengikuti seluruh protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Seperti tetap mengenakan masker di tempat umum, tetap menjaga jarak satu dengan yang lainnya, menghindari kontak fisik saat berpapasan dengan orang lain, serta rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Tak terkecuali saat gowes atau bersepeda.

Yap, akhir-akhir ini ~ bersepeda menjadi sebuah aktivitas outdoor yang tengah digandrungi oleh banyak orang. Tak hanya di Indonesia, namun diseluruh dunia. Karena selain menyehatkan, bersepeda dianggap sebagai olahraga yang masih relatif aman untuk dilakoni, terutama ditengah ancaman pandemi virus corona yang masih terus berlangsung hingga saat ini.

Sebuah study yang dirlilis oleh Texas Medical Association bahkan turut menegaskan hal ini dengan menempatkan aktivitas jalan pagi, jogging dan bersepeda sebagai aktivitas outdoor dengan kategori “moderate-low” atau tidak terlalu beresiko. Bahkan dalam diagram yang dirilisnya, TMA masih menempatkan aktivitas bersepeda dalam zona hijau, yakni dalam skala 3 (dengan rentang skala resiko 1 hingga 10).

Sekalipun begitu, ada beberapa hal yang harus tetap kita perhatikan saat hendak pergi bersepeda. Berikut, `10 Tips Aman Bersepeda Saat New Normal.

10 Tips Aman Bersepeda Ditengah Pandemi Covid-19

1. Pastikan tubuhmu sedang dalam kondisi yang cukup prima

Yap, sebelum pergi bersepeda ~ pastikan tubuhmu sedang ada dalam kondisi yang cukup fit. Jangan lantas memaksakan diri untuk tetap gowes atau bersepeda kalau disaat yang sama kamu justru merasa sedang tidak enak badan. Hal ini dimaksudkan agar dirimu tetap terlindung dari resiko penularan virus corona.

2. Gunakan sepeda dan perlengkapan sepeda milikmu sendiri

Sebisa mungkin gunakan sepeda milikmu sendiri. Gunakan juga helm, sarung tangan, dan segala perlengkapan bersepeda lain yang tidak kamu pinjam dari orang lain. Dengan begitu, kamu bisa meminimalisir resiko penularan virus corona. Karena dengan menggunakan sepeda milikmu sendiri, tentu kamu akan merasa jauh lebih secure, karena tau bagamana riwayat penggunaan sepeda tersebut. Siapa saja yang biasa memakai atau menggunakannya. Dan bagaimana perawatan dan kebersihannya.

3. Gunakan masker yang dirasa cukup nyaman untuk bernapas

Berbeda dengan sebelumnya, kini kamu harus mulai membiasakan diri untuk mengenakan masker saat hendak bersepeda. Dan seperti yang telah sama-sama kita ketahui, berolahraga dengan mengenakan masker bukanlah sebuah hal nyaman untuk dilakukan. Karena tentu, disaat yang sama kamu harus pandai-pandai mengatur napas. Itulah mengapa, pemilihan masker yang tepat akan sangat membantumu saat bersepeda nanti.

Oiya, jika rute perjalananmu dirasa cukup sepi. Sebetulnya, kamu bisa saja melepas maskermu sejenak untuk sekedar mengambil napas. Baru ketika memasuki kawasan yang cukup ramai, kamu bisa kembali mengenakannya. Karena menurut para ahli kesehatan, efektivitas social distancing alias menjaga jarak jauh lebih besar dari pada efektivitas penggunaan masker.

4. Pilih waktu dan lokasi gowes yang tepat

Jangan bersepeda terlalu jauh. Nggak perlu ikut-ikutan dengan para pesepeda lain yang sudah terbiasa menempuh rute perjalanan yang cukup jauh. Dan usahakan untuk bersepeda diwaktu-waktu yang cukup sepi. Karena tujuanmu bersepeda bukan untuk dilihat orang, melainkan untuk berolahraga dan mengusir rasa bosan selama #DiRumahAja.

5. Jangan mampir-mampir

Usahakan untuk terus bergerak. Dan jangan singgah atau mampir ke tempat-tempat tertentu seperti halnya warung, atau kios makanan pinggir jalan. Hal ini untuk meminimalisir kontak fisik yang mungkin terjadi ditempat-tempat yang cukup ramai seperti halnya kios makanan. Kalaupun terpaksa harus mampir untuk sekedar membeli sarapan. Carilah penjual makanan yang tidak terlalu ramai, dengan penyajian yang cukup higienis (seperti menggunakan plastik atau tidak menggunakan tangan secara langsung).

6. Sebisa mungkin, lakukan solo ride

Bersepeda seorang diri akan membuatmu lebih secure, tak hanya dari ancaman virus corona, melainkan dari ancaman kecelakaan lalu lintas. Karena dari beberapa kasus terakhir, kematian yang dialami oleh para pesepeda tak jarang diakibatkan oleh kelalaian dalam berlalu lintas. Hindari membentuk beberapa baris atau berjejer saat bersepeda. Jangan arogan, karena selain kamu masih banyak pengguna jalan lain yang turut melaju di jalur yang sama.

Atau jika malas bersepeda sendirian, ajaklah anggota keluargamu yang lain.

7. Bawa air minum dari rumah

Singgah untuk membeli minum menjadi sebuah kebiasaan yang sering kita lakukan saat sedang berolahraga, tak terkecuali saat bersepeda. Namun ditengah pandemi seperti saat ini, ada baiknya jika kamu membawa minum sendiri dari rumah.

8. Selalu bawa Hand Sanitizer saat gowes

Saat bersepeda, kamu bisa saja tanpa sadar memegang benda-benda tertentu. Itulah mengapa kamu perlu membawa hand sanitizer sendiri untuk berjaga-jaga. Karena mencari fasilitas cuci tangan selama rute perjalanan tentu bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah.

9. Selepas bersepeda, usahakan untuk tidak nongkrong dengan pesepeda lain

Salah satu budaya yang masih harus kita hindari untuk beberapa waktu kedepan, adalah budaya nongkrong. Yap, banyak pesepeda yang terlihat masih asik nongkrong dengan pesepeda lain, selepas gowes. Dalam kondisi biasa, tentu setiap kita pasti akan melakukannya. Namun dalam kondisi seperti saat ini. Alangkah lebih bijak untuk langsung pulang kerumah selepas bersepeda.

10. Bersihkan diri setelah bersepeda

Kalau memungkinkan, cuci seluruh perlengkapan gowesmu, termasuk sepeda yang baru saja kamu gunakan. Jangan lupa untuk cuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk kedalam rumah. Dan usahakan untuk langsung mandi dan berganti pakaian, jika sudah tidak keringatan.

Nah, itulah 10 Tips Aman Bersepeda Ditengah Pandemi Covid-19.

Selamat bersepeda 😀

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer