Berikut, 3 Hal Yang Harus Kamu Perhatikan Saat Hendak Memelihara Anak Kucing Anggora!

Cara Merawat Anak Kucing Anggora

Tahukah kamu, kalau memelihara seekor hewan berbulu seperti halnya kucing dan anjing akan memberikan dampak yang cukup baik bagi kesehatan mentalmu? Yap, berbagai hasil riset bahkan telah membuktikan hal ini. Sebuah hasil riset yang dipublikasikan oleh Virginia Commonwealth University bahkan menyatakan bahwa, orang-orang yang memelihara seekor anjing dan diperbolehkan untuk membawanya ke kantor, cenderung terlihat lebih tenang, produktif serta mampu mengelola stress yang mungkin terjadi di tempat dimana mereka bekerja. Dan senada dengan hal itu, hasil riset lain yang di publikasikan oleh Mental Health Foundation dan Cats Protection, juga menyatakan hal yang sama. Memelihara kucing ternyata mampu menurunkan tingkat depresi seseorang. Beberapa responden bahkan menyatakan, bahwa saat mereka mengelus-elus hewan peliharaan mereka, mood mereka cenderung lebih baik dari pada sebelumnya. Mengapa demikian? karena saat kita melakukan kontak fisik dengan hewan peliharaan kita, seperti halnya mengelus-elusnya atau mengajaknya bermain, tanpa sadar, hormon dopamin dan serotonin didalam tubuh kita turut meningkat.

So, ditengah masa karantina mandiri seperti saat ini, dimana setiap kita dihimbau untuk tetap #StayAtHome hingga waktu yang belum dapat ditentukan, memelihara seekor hewan mungkin dapat menjadi sebuah hal baru yang cukup menyenangkan.

Namun sebelum kamu memutuskan untuk melakukannya, tentukan lebih dahulu, jenis hewan seperti apa yang ingin kamu pelihara? carilah info sebanyak-banyaknya dari berbagai komunitas pecinta binatang maupun dari teman-temanmu yang telah lebih dulu memelihara hewan tersebut. Tanyakan pada mereka, apa saja kesulitan yang mereka hadapi saat merawat hewan tersebut? sulitkah untuk mendapatkan makanannya? dan lain sebagainya. Sebagai rekomendasi, memelihara seekor anak kucing anggora mungkin dapat menjadi salah satu opsi terbaik yang bisa kamu pilih.

Anak kucing anggora tergolong lebih aktif dan senang diajak bermain. Terutama jika dibandingkan dengan kucing ras lain seperti halnya kucing persia, yang jauh lebih senang bermalas-malasan. Postur tubuhnya pun terbilang cukup proporsional, dengan warna mata yang cukup unik.

Lantas hal-hal apa sajakah yang harus kamu perhatikan saat hendak memelihara anak kucing anggora, khususnya yang masih berusia cukup belia? Mari kita bahas bersama

1. Berikan Makanan yang Sesuai dengan usianya

Berikan Makanan yang Sesuai dengan usia anak kucing anggora

Umumnya, anak kucing yang baru lahir hanya akan meminum susu dari induknya hingga usianya genap mencapai 1 bulan. So, untuk menyiasati hal ini kamu bisa menggantinya dengan susu bubuk yang banyak tersedia di berbagai pet shop atau klinik hewan. Dan jangan lupa untuk membeli botol susunya juga.

Nah setelah bayi kucing genap berusia 1 bulan, kamu dapat mulai memperhatikan kebutuhan nutrisinya dengan memberikannya makanan kemasan yang sesuai dengan rentang usianya. Hal ini penting, untuk memastikan bahwa asupan nutrisinya terpenuhi dengan baik. Karena makanan untuk anak kucing anggora dengan makanan untuk kucing anggora dewasa memang berbeda. Terutama dalam hal komposisi dan unsur gizinya.

Kitten atau anak kucing membutuhkan sumber makanan dengan gizi yang lebih lengkap seperti halnya kalori, protein, vitamin, hingga mineral. Berbeda dengan kucing dewasa yang kemungkinan besar justru akan menderita obesitas, jika terus diberikan makanan dengan kandungan gizi selengkap itu.

Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah jenis makanan yang akan kamu berikan, makanan seperti apa yang lebih cocok? wet food kah? atau justru dry food? Umumnya, anak kucing anggora lebih menyukai wet food ketimbang dry food, karena wet food jauh lebih mudah untuk dikunyah, lebih lembut dan sedikit berair. Namun jika ragu, kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dokter hewan yang ada di pet shop atau klinik hewan.

2. Jaga suhu tubuhnya agar tetap hangat

Jaga suhu tubuh anak kucing anggora agar tetap hangat

Umumnya, anak kucing yang baru saja lahir, akan terus ada dalam pengawasan serta penjagaan induknya, atau dengan kata lain ia akan selalu tidur dalam dekapan induknya. Karena itulah, jika ingin memelihara anak kucing anggora, hal lain yang harus terus kamu pantau adalah suhu tubuhnya. Jangan sampai ia kedinginan, karena hal itu dapat mengancam keselamatan nyawanya. Berikan bantalan tidur yang cukup hangat, atau kalau perlu tambahkan juga selimut atau kain hangat untuk menutupi tubuhnya.

3. Jangan lupa untuk memberikannya vaksin

Jangan lupa untuk memberikan vaksin kepada anak kucing anggora

Memasuki bulan kedua, seekor bayi kucing perlu di vaksin untuk membentuk sistem imunnya, vaksin ini biasanya akan diberikan sekitar 3x, yakni setiap bulan sekali hingga anak kucing tersebut genap berusia 4 bulan. Selain itu, anak kucing anggora yang telah berusia lebih dari 3 bulan juga wajib mendapatkan vaksin rabies. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa langsung mengkonsultasikan hal ini dengan dokter hewan.

Nah, itulah 3 hal yang harus kamu perhatikan saat memelihara anak kucing anggora.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer