4 Manfaat Belajar Coding Dan Bahasa Pemrograman Untuk Kognitif Anak

Manfaat belajar coding untuk anak

Berita Teknologi Terbaru – Internet dan teknologi digital yang semakin berkembang membuat anak – anak menjadi kian akrab dengan gadget. Sebuah penelitian bahkan mengungkap bahwa sekitar 42% anak menghabiskan waktu 30 jam untuk bermain gadget dalam seminggu. Maka tak heran jika banyak orang tua yang kemudian justru menjadi sangat khawatir terhadap risiko kecanduan gadget yang mungkin saja akan dialami oleh putra-putri mereka.

Namun disisi lain, tak sedikit pula dari mereka yang juga ingin membekali anak-anak mereka dengan keterampilan masa depan (future skills) agar siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang seperti digitalisasi, AI, metaverse, dan lain sebagainya. Maka menyuruh anak-anak untuk berhenti menggunakan gadget rasa-rasanya juga bukanlah sebuah tindakan yang cukup tepat.

Manfaat belajar coding untuk anak

4 Manfaat Belajar Coding Dan Bahasa Pemrograman Untuk Kognitif Anak

Saat menggunakan gadget, anak – anak cenderung lebih suka melakukan hal-hal yang menyenangkan seperti menonton atau bermain. Padahal, sebenarnya dengan menggunakan bantuan gadget para orang tua dapat mulai memperkenalkan anak pada berbagai jenis keterampilan masa depan (future skills) yang sama menyenangkannya dengan bermain game. Salah satu contohnya yaitu belajar coding dan bahasa pemrograman yang dikemas dalam bentuk permainan.

Dengan memperkenalkan hal ini, anak – anak diharapkan mampu mencapai tahap perkembangan kognitif yang signifikan sehingga siap bersaing di masa depan. Massachusetts Insitute of Technology bahkan menyarankan para orang tua agar mendorong buah hatinya untuk mulai belajar coding sejak usia 5 hingga 7 tahun.

Adapun 4 manfaat belajar coding dan bahasa pemrograman untuk kognitif anak yang perlu diketahui orang tua adalah sebagai berikut :

1. Mengasah Computational Thinking Anak

Belajar coding dan bahasa pemograman menjadi salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengasah computational thinking anak. Nah, dengan menggunakan bantuan komputer, computational thinking memungkinkan seseorang untuk mengenali masalah yang paling kompleks lalu memahaminya dan menciptakan solusinya.

Selain itu, belajar coding dan bahasa pemrograman akan membuat anak bisa memahami algoritma sederhana. Dimana hal ini dapat membantu anak untuk menyelesaikan suatu masalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

Kemampuan untuk memanfaatkan teknologi secara kreatif dan inovatif merupakan salah satu contoh future skills yang perlu dimiliki oleh setiap anak agar dapat bersaing di masa depan.

2. Mengasah Kemampuan Anak Untuk Menyelesaikan Masalah

Belajar coding dan bahasa pemrograman juga akan mengasah kemampuan problem solving skills yang dimiliki anak. Yakni cara anak untuk menyelesaikan sebuah masalah. Sebab, saat proses belajar coding dan bahasa pemograman sedang berlangsung, seorang anak dituntut untuk dapat menyelesaikan berbagai macam masalah yang muncul.

Saat mempelajari coding, anak dituntut untuk memecah suatu masalah besar menjadi beberapa masalah kecil yang lebih mudah untuk dikelola.

3. Membangkitkan Kreativitas Anak

Manfaat belajar coding yang selanjutnya adalah bisa membangkitkan kreativitas anak. Dalam beberapa cara, anak akan didorong untuk melakukan berbagai eksperimen saat proses belajar coding sedang berlangsung. Dalam hal ini, anak dituntut menggunakan kreativitasnya untuk memikirkan cara – cara yang harus dilakukannya demi mendapatkan hasil yang diharapkan.

Dengan belajar coding, kreativitas anak juga akan lebih terasah untuk membuat berbagai karya seperti story, animasi, dan game. Dengan mengasah kreativitas, nantinya anak dapat menciptakan inovasi yang berarti contohnya seperti mampu mengembangkan sebuah aplikasi.

4. Mengasah Kemampuan Anak untuk Berkolaborasi

Saat proses coding berlangsung, seseorang perlu terkoneksi dengan orang lain. Terlebih bagi mereka yang berkarir dalam bidang ini. Mereka diharuskan pandai untuk berdiskusi agar dapat memahami keinginan klien. Lalu mampu mempresentasikan proyek yang sudah dibuat dengan sebaik-baiknya. Hal itu membuat kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi menjadi salah satu aspek penting saat melakukan coding. Nah, mengenalkan anak pada coding juga akan membuat anak lebih mudah untuk bekerjasama dengan orang lai. Belajar coding dan bahasa pemrogramman akan membantu mereka untuk mempresentasikan apa yang sudah dibuatnya kepada orang lain dengan teknik storytelling. Dimana anak mampu menceritakan kembali karyanya.

Maka diusianya, jika anak sudah terlanjur mengenal gadget. Arahkan mereka untuk mulai belajar coding.

Advertisement

Leave a reply:

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Site Footer